the matter is how are you gonna finish
In: Story
8 Jun 2009
Tak terasa 4 tahun sudah bersama menjadi satu keluarga di jurusan ELINS UGM 2005. Beberapa diantaranya telah lulus dan diwisuda dengan suksesnya serta banyak yang lain juga akan segera menyusul untuk mulai meninggalkan kebersamaan di almamater tercinta ini
. Karena beberapa hal tersebutlah, beberapa teman diantara kami mempunyai inisiatif mengadakan farewell party untuk Elins’05 agar jalinan persaudaraan semakin kuat sebelum menghadapi realita kehidupan yang sesungguhnya setelah lulus. Setelah melalui beberapa koordinasi ini itu akhirnya diputuskan bahwa farewell party diadakan di Tawangmangu.
Sabtu 6 Juni 2009 kita berangkat rombongan. Lama perjalanan kurang lebih 3 jam, tapi di tengah jalan kita mampir di rumah salah satu teman kami karena kebetulan jalurnya terlewati dan memang diagendakan untuk instirahat sejenak dan silaturahmi disana. Setelah beberapa waktu akhirnya kita sampai juga di Tawangmangu. Masing-masing melakukan kesibukannya sendiri sesampainya disana, ada yang tidur, makan, nonton tv, atau jalan-jalan. Sore harinya acara pertama dimulai dengan bermain tarik tambang. Kita semua bermain dan berkumpul bersama sore itu, merasakan bahagianya kebersamaan saat bermain tarik tambang, dan akhirnya tim saya lah yang menjadi pemenang pada kesempatan itu
.
Malam harinya merupakan acara puncak dimana kita semua bermain game yang sudah dikemas oleh pembuat acara. Ada main kolong2an lah, kerja sama buat linkaran orang lah, dan pecah balon. Yang bikin heboh dan meriah sebenarnya bukan cuma permainannya tapi karena hukumannya, mana yang kalah mesti dimake up wajahnya sesuka hati dan akhirnya kita semua pun kena juga hukumannya, bener-bener merata dah dan dengan pedenya kita semua berfoto bersama dengan tampang yang udah ancur gak karuan.
Waktu semakin larut dan permainan pun selesai, saatnya untuk bersantai-santai bakaran jagung sambil menikmati slide show yang telah dipersiapkan sekaligus pembagian kado silang (sudah direncanakan sebelumnya) yang mana saya mendapatkan kartu perdana, lumayan
. Setelah semua itu akhirnya acara malam itu pun selesai dan masing-masing melakukan aktifitasnya sendiri-sendiri, ada yang langsung tidur, bermain kartu, main PES dan saya sendiri pun berkumpul bersama beberapa teman yang sebelumnya dapet rencana mendadak untuk jalan-jalan naik ke Gunung Lawu untuk bersiap-siap.
Kurang lebih ada 15 orang termasuk saya yang ikut jalan-jalan naik Gunung Lawu. Sekitar jam 12 malam kita sampe di Cemoro Sewu (gerbang masuk Gunung Lawu). Sebelum naik kita semua memantabkan hati apakah benar-benar ingin ikut naik atau tidak, karena banyak dari 15 orang tersebut yang baru pertama naik gunung. Akhirnya dengan persiapan dan bekal seadanya karena mendadak, kami pun mulai naik. Tujuannya pun juga ga sampe puncak karena waktu juga ga akan mencukupi karena keesokan harinya akan ada jalan-jalan ke air terjun Grojogan Sewu. Entah di ketinggian berapa, seorang teman yang udah cukup pengalaman naik gunung memutuskan untuk berhenti dan tidak naik lagi, karena ada seorang diantara kami kondisinya kurang baik jika dilanjutkan naik lagi. Kami pun beristirahat dan berkumpul bersama, menghangatkan tubuh dari dinginnya suhu Lawu di ketinggian tempat tersebut sambil menunggu sunrise yang tinggal beberapa menit. Setelah sunrise muncul kami pun mulai bergegas turun gunung.
“Memang pemandangan sunrise tidak seindah ketika berada di puncak, tapi lebih dari itu kebersamaanlah yang membuat jalan-jalan naik Gunung Lawu menjadi lebih bermakna”
Sekitar pukul 6 pagi kami pun sudah sampai kembali di pintu gerbang Cemoro Sewu. Alhamdulillah selama perjalanan kami tidak mendapatkan gangguan yang berarti sehingga bisa sampai kembali dengan selamat. Kami istirahat sejenak sebelum akhirnya kembali ke villa. Hari itu dihabiskan untuk yang ingin jalan-jalan ke Grojogan Sewu, namun saya lebih memilih untuk tidur saja
. Siangnya kami bersiap-siap untuk pulang, namun sebelum itu kami semua berkumpul dulu untuk menyampaikan sepatah dua patah kata, uneg-uneg yang selama ini terpendam barang kali.
Intinya setelah kita kembali untuk kehidupan kita masing-masing, kelak kita tidak akan lupa momen-momen kebersamaan yang bahagia yang telah tercipta selama ini. Berharap semua dari kita keluarga ELINS’05 bisa merasakan sukses bersama-sama. Saya yakin semua yang dipertemukan disini bukan karena suatu kebetulan, tapi memang sudah diatur untuk hubungan yang entah suatu saat akan terlihat maknanya. Dua hari yang unforgeteble moment for us. Semoga sukses buat semuanya. We will be best friends forever.
Semua content yang ada dalam blog ini merupakan tulisan asli dari pemilik blog. Semua tulisan boleh disebarluaskan atau dicopy dengan catatan harus mencantumkan URL sumber dari tulisan aslinya. Atau bisa menghubungi saya terlebih dulu disini.
7 Responses to Farewell Party ELINS 05 dan Gunung Lawu
d3ptzz
June 13th, 2009 at 10:25 pm
*terharu….*
we’ll be best friends forever…
MacFamous
June 14th, 2009 at 12:24 am
yoaa d3ptzz aq yo terharu dewee .. hik hik hik ..
Rusa Bawean™
June 14th, 2009 at 12:40 am
wahhh
seru banget yaaa ada Farewel partynya
aku dulu gak ada -e

MacFamous
June 15th, 2009 at 12:09 am
yaah kebetulan aja sih mas ada yang punya inisiatif …
sebernya kalo ga ada yang inisiatif juga ga bakal ada … huhuhu
corrie
June 21st, 2009 at 9:10 am
waduh,,,jadi ikut terharu juga nih,,,
yaa,,persahabatan yang tulus akan selalu abadi,,,
selamat yaa,,thousand luckies for you,,!!
MacFamous
June 22nd, 2009 at 1:35 am
yess mbaa … huhuhu
punya temen yang baik … diawet2 yaaah ..
Adi
July 23rd, 2009 at 12:38 pm
Wah, anak UGM toh..
Keren donk